Cara Kerja Elizabeth: Content Strategist Indonesia yang Mulai dari Arah yang Jelas
Sebagian besar bisnis yang datang ke saya bukan kekurangan strategi.
Mereka justru sudah punya banyak. Sudah coba berbagai channel, berbagai format konten, berbagai pendekatan growth. Tapi hasilnya ngga bergerak signifikan.
Bukan karena strateginya salah. Tapi karena arahnya belum benar-benar jelas.
Dan dari situlah saya biasanya mulai.
Saya Ngga Langsung Mulai dari Eksekusi
Banyak orang datang dengan pertanyaan yang sama: “Konten saya harus seperti apa?” atau “Channel mana yang harus saya fokuskan?”
Saya ngga langsung menjawab itu.
Bukan karena ngga tahu jawabannya. Tapi karena biasanya itu bukan pertanyaan yang paling penting untuk dijawab duluan.
Sebelum bicara soal eksekusi, ada satu hal yang lebih mendasar: apakah bisnis atau personal brand Anda sudah punya arah yang cukup jelas? Apakah pesan yang Anda sampaikan sudah konsisten dengan apa yang ingin Anda bangun?
Kalau belum, bergerak cepat justru akan membuat segalanya makin keruh.
Makanya setiap kolaborasi selalu saya mulai dari satu titik: arah yang jelas dulu, baru eksekusi.
Cara Saya Melihat Growth
Saya ngga melihat growth sebagai sekumpulan channel yang berdiri sendiri.
Buat saya, growth adalah hasil dari bagaimana sebuah bisnis dipahami orang lain. Bagaimana pesannya disampaikan. Dan seberapa konsisten arah yang diambil dari waktu ke waktu.
Riset Nielsen (2022) pernah menunjukkan bahwa konsistensi pesan lintas channel bisa meningkatkan kepercayaan audiens hingga 23%. Tapi konsistensi itu ngga bisa dibangun kalau pondasinya, yaitu narrative dan positioning, belum solid sejak awal.
Itu yang selalu saya kerjakan lebih dulu.
Apa yang Bisa Kita Kerjakan Bareng
Saya bekerja di empat area utama. Masing-masing punya tujuan yang berbeda, tapi semuanya berangkat dari prinsip yang sama: pahami dulu arahnya, baru bergerak.
Strategic Feature Tulisan yang disusun dengan sudut pandang yang tepat, lalu dipublikasikan di platform saya. Bukan sekadar soal exposure, tapi soal bagaimana Anda ingin dilihat dan dipahami oleh audiens yang tepat.
Thought Leadership Mengembangkan ide, pengalaman, atau perspektif kamu jadi tulisan yang berbobot dan berkesan. Bukan untuk sekadar dibaca, tapi untuk diingat dan membangun otoritas Anda di bidang yang kamu geluti.
Positioning Review Melihat bisnis atau personal brand Anda dari sudut pandang yang lebih segar dari luar. Saya akan bantu identifikasi apa yang belum jelas, apa yang jadi bottleneck, dan di mana ada gap antara bagaimana Anda ingin dipersepsi dengan bagaimana Anda sebenarnya dipersepsi orang lain.
Narrative and Messaging Rebuild Merapikan cara Anda bercerita tentang bisnis atau diri sendiri. Supaya apa yang Anda bangun bisa langsung dipahami oleh orang yang tepat, tanpa perlu dijelaskan berulang kali.
Saya Ngga Kerja Berdasarkan Volume
Ini yang perlu Anda tahu sebelum menghubungi saya.
Saya ngga mengambil banyak proyek sekaligus. Setiap kolaborasi butuh ruang untuk berpikir, bukan sekadar produksi. Dan ngga semua inquiry akan saya terima.
Bukan karena selektif demi keliatan eksklusif. Tapi karena cara kerja ini cuma bisa menghasilkan sesuatu yang berarti kalau ada komitmen yang serius dari kedua sisi.
Sebagian besar orang yang akhirnya bekerja sama dengan saya datang dalam kondisi yang mirip: mereka tahu ada yang perlu diperbaiki, tapi belum tahu harus mulai dari mana.
Kalau Anda lagi ada di fase itu, kemungkinan besar kita bisa klik.
Sebelum Anda Menghubungi Saya
Ada dua pertanyaan kecil yang mungkin berguna untuk direnungkan dulu.
- Anda lagi cari eksekutor yang bisa langsung produksi, atau partner untuk berpikir bareng?
- Anda mau langsung jalankan strategi, atau ingin benar-benar paham kenapa strategi itu layak dijalankan?
Cara kerja saya lebih dekat ke jawaban kedua dari masing-masing pertanyaan itu.
Kalau Anda butuh seseorang yang bisa langsung produksi konten dalam jumlah besar, saya mungkin bukan pilihan yang paling cocok. Tapi kalau Anda butuh seseorang yang bisa bantu Anda melihat lebih jernih dan membangun arah yang lebih solid, yuk kita ngobrol.
Cara Mulainya Gampang
Follow akun Threads saya di @elizsthink supaya bisa kirim pesan langsung.
Lalu ceritakan sedikit konteks Anda:
- bisnis atau personal brand Anda seperti apa,
- Anda sekarang ada di titik mana, dan
- apa yang ingin Anda capai.
Saya baca sendiri dan balas sendiri, biasanya dalam beberapa hari.
Ngga ada form panjang. Ngga ada proses yang ribet. Cukup ceritakan situasi Anda dengan jujur, dan kita lihat apakah ada kecocokan.
Saya percaya keputusan yang diambil dari tempat yang jelas selalu lebih baik dari keputusan yang diambil karena terburu-buru.
Kalau Anda lagi mencari itu, kemungkinan besar kita akan nyambung.
Referensi: Nielsen (2022). Trust in Advertising Study. Content Marketing Institute (2023). B2B Content Marketing Benchmarks, Budgets, and Trends.
